1.Apa yang dimaksud dengan teori perilaku konsumen? Jelaskan?
Jawab :
Definisi perilaku konsumen
Perilaku konsumen adalah proses yang dilalui oleh seseorang / organisasi
dalam mencari, membeli, menggunakan, mengevaluasi, dan membuang produk atau
jasa setelah dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhannya
Ada beberapa teori perilaku konsumen adalah
sebagai berikut:
(1) Teori Ekonomi Mikro. Teori ini beranggapan bahwa setiap konsumen akan
berusaha memperoleh kepuasan maksimal. Mereka akan berupaya meneruskan
pembeliannya terhadap suatu produk apabila memperoleh kepuasan dari produk yang
telah dikonsumsinya, di mana kepuasan ini sebanding atau lebih besar dengan
marginal utility yang diturunkan dari pengeluaran yang sama untuk beberapa produk
yang lain.
(2) Teori Psikologis. Teori ini mendasarkan diri pada faktor-faktor
psikologis individu yang dipengaruhi oleh kekuatan-kekuatan lingkungan. Bidang
psikologis ini sangat kompleks dalam menganalisa perilaku konsumen, karena
proses mental tidak dapat diamati secara langsung.
(3) Teori Antropologis. Teori ini juga menekankan perilaku pembelian dari
suatu kelompok masyarakat yang ruang lingkupnya sangat luas, seperti
kebudayaan, kelas-kelas sosial dan sebagainya.
2. Apa yang dimaksud dengan teori produsen / perilaku produsen?
Jelaskan?
Jawab :
Perilaku produsen adalah kegiatan pengaturan produksi
sehingga produk yang dihasilkan bermutu tinggi sehingga bisa di terima di
masyarakat.
Seorang produsen mempunyai satu masalah pokok, yaitu bagaimana dengan sumber
daya yang terbatas mereka mereka dapat mencapai hasil yang optimal atau
keuntungan yang besar. Oleh karena itu laba adalah suatu ukuran keberhasilan
bagi produsen.
Seorang produsen dituntut untuk bisa membandingkan antara pengorbanan yang
dilakukandengan hasil yang didapat.
Berikut ini adalah beberapa contoh perilaku produsen:
a. Mencari keuntungan dengan pemakaian modal seminimal mungkin tapi dengan
hasil semaksimal mungkin.
b. Mematok biaya produksi berdasarkan tingkat harga barang modal.
c. Memberi potongan harga kepada konsumen yang membeli produk dalam jumlah
banyak.
d. Tidak hanya menghasilkan barang atau jasa yang sesuai kebutuhan, tetapi
juga sesuai trend pasar saat ini.
e. Member diskon besar-besaran untuk produksi yang sudah lama mereka
produksi.
Perilaku produsen dilakukan semata-mata agar tidak merugikan produsen namun
juga tidak memberatkan konsumen. Dengan demikian daya konsumsi akan stabil
karena antara konsumen maupun produsen sama-sama saling membutuhkan.
3. Apakah yang dimaksud biaya produksi? Jelaskan dan berikan
penjelasan tentang jenis-jenis / macam-macam biaya produksi?
Jawab :
Biaya produksi adalah sebagian
keseluruhan faktor produksi yang dikorbankan dalam proses produksi untuk
menghasilkan produk. Dalam kegiatan perusahaan, biaya produksi dihitung
berdasarkan jumlah produk yang siap dijual. Biaya produksi sering disebut
ongkos produksi. Berdasarkan definisi tersebut, pengertian biaya produksi
adalah keseluruhan biaya yang dikorbankan untuk menghasilkan produk hingga
produk itu sampai di pasar, atau sampai ke tangan konsumen.
Penggolongan jenis-jenis biaya produksi dapat dikelompokkan menjadi sebagai
berikut :
1. Biaya tetap/fixed cost (FC), adalah biaya yang dalam periode waktu
tertentu jumlahnya tetap, tidak bergantung pada jumlah produk yang dihasilkan.
Contohnya, penyusutan peralatan, sewa gedung atau penyusutan gedung, pajak
perusahaan, dan biaya administrasi.
2. Biaya variabel/variable cost (VC), yaitu biaya yang jumlahnya
berubah-ubah sesuai dengan jumlah produk yang dihasilkan. Dalam hal ini,
semakin banyak jumlah produk yang dihasilkan, semakin besar pula jumlah biaya
variabelnya. Contohnya, biaya bahan baku dan upah tenaga kerja yang dibayar
berdasarkan jumlah produk yang dihasilkannya.
3. Biaya total/total cost (TC) adalah jumlah seluruh biaya tetap dan biaya
variabel yang dikeluarkan oleh perusahaan untuk menghasilkan sejumlah produk
dalam suatu periode tertentu. Berdasarkan pengertian tersebut biaya total dapat
dirumuskan sebagai berikut.
TC = FC + VC
TC = biaya total (total cost)
FC = biaya tetap (fixed cost)
VC = biaya variabel (variable cost)
Referensi :
http://perpustakaancyber.blogspot.com/2013/05/pengertian-biaya-produksi-komponen-jenis.html
